Langsung ke konten utama

MENGENAL BUKU TEKS GEOGRAFI JEPANG

PENGANTAR Untuk memahami pendidikan di suatu negara, buku dapat menjadi indikator dan sumber data untuk penelitian. Di Jepang, sebagian besar buku pelajaran ditulis dalam bahasa Jepang. Pendidikan geografi dimulai dari Ilmu Sosial di kelas tiga dan terus ke tingkat SMA.

Tertarik dengan ulasan tersebut,kontak: mas_armin80@yahoo.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EVALUASI GAMBAR DAN PERTANYAAN BUKU TEKS GEOGRAFI; Studi Penguatan Berpikir Spasial di Sekolah Menengah Atas

Abstarak Buku teks masih menjadi rujukan penting dalam pembelajaran geografi. Di sisi lain, perhatian terhadap seberapa kuat sebuah buku mendorong berpikir spasial, masih dianggap kurang. Padahal berpikir spasial dalam pembelajaran geografi adalah kunci penting dalam memahami fenomena geosfer. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi buku teks geografi di SMA, seberapa kuat gambar dan pertanyaannya mendorong berpikir spasial. Metode penelitian ini bersifat studi dokumentasi terhadap buku teks geografi di kelas 10, 11, dan 12 SMA. Buku yang dievaluasi adalah buku yang paling banyak di gunakan oleh guru. Studi difokuskan pada pertanyaan dan penyajian gambar. Instrumen penilaian berupa angket yang diadaptasi dari taksonomi berpikir spasial. Keputusan seberapa kuat gambar dan pertanyaan mendorong berpikir spasial, diketahui melalaui analisis skor denga kategori 1-5 (sangat kurang-sangat kuat). Join Riset: WA 08563993098.

REVOLUSI MEDIA GEOGRAFI UNTUK PEMBANGUNAN BERBASIS KEWILAYAHAN

Siapakah Geograf yang tidak kenal dengan sosok dosen geograf muda berbakat. Dr. Luthfi Muta'ali, S.Si.,MSP, dosen geografi UGM yang selalu menghiasi dinding fb hanya dengan qur'an dan materi geografi. Tanpa mengeyampingkan geograf lainnya, peran dia sebagai corong geografi melalui media sosial begitu terasa. Tulisannya seperti suntikan vitamin untuk geograf laiinya, menyegarkan dan membangkitkan semangat, serta menyadarkan bahwa geograf punya peran yang sangat penting dalam membangun bangsa Indonesia. Gayung bersambut, mencermati tulisannya di fb tentang pembangunan berbasis wilayah dengan judul "PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS KEWILAYAHAN(Revolusi Kebijakan Spasial Radikal), dapat dibaca di sini . Ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati; 1) Kajian inti geografi adalah region (wilayah, 2) Setiap wilayah memiliki potensi dan masalah yang berbeda, dalam pembangunannya perlu perencanaan dan penanganan yang berbeda pula, 3) Kecurigaan, dalam penyusunan Rencana Pem...

MENCARI PEMIMPIN HIJAU: Refleksi Kepemimpinan Menyongsong PILKADA NTB

Tahun 2018 adalah tahun hajatan Nusa Tenggara Barat (NTB) memilih pemimpinnya. Di beberapa kabupaten akan memilih bupati-wakil bupati, dan untuk provinsi Masyarakat akan memilih gubernur-wakil gubernurnya. Bakal calon mulai bermunculan di jalan-jalan, bentangan spanduk dan baliho berisi gambar bakal calon adalah menu wajib bagi tim sukses untuk memperkenalkan pasangan yang diusungnya. Jika pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) dianalogikan sebagai pesta demokrasi, maka calon-calonnya adalah hidangan pestanya, masyarakat sebagai tamu undangan, dan KPU sebagai panitia pesta. Berbicara masalah hidangan politik, maka pilihannya tergantung selera. Selera politik adalah cerminan kondisi politik yang mendorong seseorang untuk mengambil tindakan (misalnya memilih kepala daerah), para ahli sering menyebutnya sebagai perilaku politik (political behavior). Pengalaman pesta demokrasi diberbagai daerah, menunjukkan suatu kecendrungan bahwa seorang calon dipilih bukan lagi karena selera partai pen...